Penelitian dan Abdimas

KEGIATAN MASYARAKAT MAHASISWA FISIOTERAPI DI POTADS

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, mahasiswa Program Studi Fisioterapi melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di POTADS (Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan masyarakat mengenai pentingnya fisioterapi dalam mendukung tumbuh kembang anak dengan Down Syndrome. Acara yang berlangsung dengan penuh antusias ini diisi dengan berbagai kegiatan, seperti edukasi kesehatan, pemeriksaan sederhana, latihan motorik, serta demonstrasi terapi gerak yang dapat dilakukan di rumah. Mahasiswa juga memberikan pendampingan langsung kepada anak-anak melalui permainan edukatif yang bertujuan melatih koordinasi, keseimbangan, dan kekuatan otot. Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa program ini merupakan implementasi nyata ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, empati, dan pelayanan profesional. Pihak POTADS menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kerja sama serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dukungan kesehatan dan terapi bagi anak-anak berkebutuhan khusus semakin meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi bukti bahwa mahasiswa fisioterapi tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga hadir langsung memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

KEGIATAN VOLUNTER DI PANTI ASUHAN BETHSAB

Pada Minggu, 14 Desember 2025, mahasiswa Program Studi Fisioterapi melaksanakan kegiatan volunteer di Panti Asuhan Bethsab sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan, memberikan edukasi kesehatan, serta mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan berbagai aktivitas bersama anak-anak panti asuhan, seperti senam sehat, permainan edukatif, pendampingan belajar, serta pemberian motivasi. Selain itu, mahasiswa juga memberikan penyuluhan sederhana mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh, kebersihan diri, dan pola hidup sehat sejak usia dini. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak panti tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, terutama saat sesi permainan dan senam bersama. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penghuni panti asuhan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menumbuhkan rasa empati, kepedulian, dan jiwa sosial. Perwakilan Panti Asuhan Bethsab menyampaikan apresiasi atas kehadiran para mahasiswa yang telah meluangkan waktu untuk berbagi perhatian dan kebahagiaan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan volunteer ini, mahasiswa Fisioterapi menunjukkan bahwa peran tenaga kesehatan tidak hanya terbatas pada pelayanan klinis, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan siap memberikan kontribusi positif.

Scroll to Top